7 Hal Penting Kenapa Kamu Wajib Tahu Apa Itu Investasi

Dalam pengertian bahasa investasi ialah melakukan sesuatu di waktu saat ini, dengan harapan mendapatkan manfaat di masa akan datang. Konteksnya secara luas bukan hanya sektor finansial saja, bisa juga seseorang membeli aset properti atau tanah. Pembahasan tentang apa itu investasi menjadi menarik sekarang ini, sebab orang semakin memperhitungkan resiko di masa depan. Jika dipahami alurnya seperti konsep menabung, untuk berjaga-jaga kebutuhan mendesak esok hari.

Hal Penting Terkait Investasi

Milenial Harus Tahu Tujuan Berinvestasi Sejak Muda

1. Pahami Dulu Arti Berinvestasi

Sebelum anda memulai untuk berinvestasi, ada baiknya untuk mempelajari lebih dulu pengertian investasi. Terutama bagi para pemula yang belum mempunyai pengalaman dalam berinvestasi. Tidak ada salahnya memperbanyak untuk membaca refrensi, mulai dari buku tentang investasi hingga mengikuti seminar yang membas tentang ini. Dengan pengetahuan yang cukup tersebut, akan lebih mudah seseorang untuk memilih jenis-jenis investasi dan resiko yang ditanggung nanti.

Nama investasi bukanlah hal asing bagi setiap orang, pada dasarnya diperuntukkan untuk kegiatan menanam modal di suatu perusahaan. Aset yang ditawarkan bernilai tinggi tujuannya untuk mendapatkan keuntungan yang berlipat-lipat di kemudian hari. Di jaman dulu investasi sering dikaitkan dengan para borjuis yang memiliki kekayaan. Namun kini investasi bisa dilakukan siapa saja, bahkan masyarakat biasa memiliki hak untuk berinvestasi.

Jawaban tentang apa itu investasi ditujukan untuk meningkatkan nilai aset, serta kekayaan yang dimiliki. Aset yang dimaksud bentuknya tidak terbatas pada gedung atau properti, namun bisa dalam bentuk lainnya seperti uang yang tersimpan. Jika aset tersebut disisihkan untuk investasi, tentunya akan berkembang semakin banyak. Perputaran aset berbanding lurus dengan bertambahnya kekayaan yang dimiliki.  Semakin banyak aset yang diivestasikan, jelas keuntungan yang didapat juga tinggi.

2. Cobalah Cari Tahu Keuntungan dari Investasi

Hal selanjutnya yang perlu dipahami seorang pemula, yaitu berkaitan dengan apa saja keuntungan berinvestasi. Dalam jenis investasi saham keuntungan terbagi dua, yaitu capital gain dan pembagian dividen. Capital gain sendiri merupakan keuntungan yang didapatkan, berupa selisih antara harga beli dan harga jual saham. Sedangkan dividen bisa didapatkan dari perusahaan, tempat kita menanamkan modal. Biasanya dividen dibaikan ke para investor saham di perusahaan tersebut.

Capital gain bersifat investasi jangka panjang, anda baru mendapat keuntungan bila sudah berinvestasi dengan jarak waktu tahunan. Sementara pembagian deviden besarannya dilihat dari nilai saham masing-masing. Biasanya keuntungan yang dibagikan sudah berupa laba bersih. Namun deviden tidak akan dibagikan ketika kondisi perusahaan mengalami kolaps, atau kerugian beruntun. Tiap-tiap perusahaan memiliki kebijakan masing-masing, maka dari itu perlunya mempelajari sebelum menanamkan modal.

Keuntungan yang paling jelas kentara ketika berinvestasi, ialah kebebasan finansial dimana kekayaan cukup untuk memenuhi kebutuhan. Aset yang dimiliki ketika berinvestasi bisa menjamin keuntungan dalam jangka panjang. Dari keuntungan inilah bisa digunakan untuk memenuhi keperluan, tanpa merasa khawatir dengan kondisi keuangan yang dimiliki. Sebab ada cadangan untuk kebutuhan saat mendadak.

3.  Apa Saja yang Ingin Dicapai

Memikirkan tentang rencana investasi tentunya harus paham lebih dulu apa itu investasi, beserta keuntungannya untuk individu. Tujuan orang berinvestasi tentu beragam, yang jelas dengan menginvestasikan sesuatu maka anda sudah merencanakan keuangan. Ada jaminan keuangan masa depan lebih stabil, dan memiliki cadangan jika ada keperluan mendadak. Keuntungan lain yang didapat salah satunya, mempersiapkan diri agar tetap mempunyai pendapatan, apalagi jika sudah memasuki masa pensiun.

Maka dari itu perlu merancang sebuah peta pencapaian, untuk mengukur kira-kira apa yang didapatkan dari jumlah aset yang diinvestasikan. Pastikan terlebih dahulu tujuan anda untuk berinvestasi, hal ini tentunya berkaitan dengan jenis investasi yang akan diambil. Dengan mengetahui tujuan berinvestasi, anda lebih mengetahui langkah apa selanjutnya yang hendak dilakukan. Menetapkan target agar aset investasi jelas arahnya kemana, misalkan untuk pendidikan.

Baca Juga:

4. Tetapkan Suatu Target yang Ingin Diraih

Menjawab persoalan apa itu investasi maka anda perlu menetapkan sebuah target. Pencapaian target yang dimaksud ialah, berapa keuntungan yang didapat saat return. Sehingga investasi yang anda lakukan lebih terarah, sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai. Tidak melawan arus terlalu jauh supaya sebanding dengan total aset yang dikeluarkan. Jadi anggapan bahwa investasi membuat rugi itu salah, alasan tersebut disebabkan individunya saja yang tidak menetapkan tujuan.

5. Tentukan Jangka Waktu Berinvestasi

Ada dua jenis investasi yang ditawarkan, yaitu jangka pendek dan jangka panjang. Hal tersebut perlu diperhatikan terutama ketika hendak berinvestasi saham. Khusus investasi jangka pendek, perlu memperhatikan waktu yang tepat untuk jual beli saham. Sementara investasi jangka panjang, lebih fokus pada kisaran harga saham saat akan dijual maupun dibeli. Disarankan untuk memilih investasi saham jangka panjang, karena keuntungan yang didapat lebih terasa.

Saat memasuki usia senja pertanyaan tentang apa itu investasi, terasa sangat diperlukan. Sebab fisik sudah tidak memenuhi untuk bekerja., secara otomatis anda tidak mendapatkan penghasilan. Pendapatan tidak lagi sama saat masa-masa usia produktif. Maka berinvestasi untuk waktu yang lama, merupakan cara untuk membatu persiapan masa tua. Apalagi bila melakukannya sejak usia muda, maka di masa mendatang aset yang dikumpulkan jumlahnya berkali-kali lipat.

6. Perkiraan Kesanggupan dalam Menyiapkan Modal

Dalam permainan investasi semakin tinggi keuntungan yang didapat, maka resiko yang dijalani bertambah berat. Untuk itu perlu mengukur tingkat kemampuan, sebelum berani melakukan investasi. Sebagai pemula tentu baiknya mengambil jalur aman lebih dulu, memilih investasi dengan modal yang tidak terlalu besar. Tidak perlu terburu-buru langung ambil keuntungan yang besar, takutnya melenceng jauh dari ekspektasi.

7. Mulai Mempersiapkan Modal

Hal terakhir yang perlu dipahami dari persoalan apa itu investasi, yaitu mempersiapkan modal yang hendak diinvestasikan. Wajib mengetahui berapa besaran modal yang digunakan untuk berinvestasi. Lalu berapa jumlah modal yang diperlukan untuk investasi saham? Hal tersebut tergantung kepada perusahaan investasi yang dipilih. Untuk pemula pilih saja nominal yang paling kecil, misalkan dimulai dengan nominal 100 ribu saja.

Tidak masalah keuntungan yang didapat belum besar, yang terpenting ialah mempelajari dulu pola-pola dalam berinvestasi. Nanti setelah tahu gambaran detail tentang cara berinvestasi, naikkan nominal lebih banyak. Lakukan langkah investasi secara perlahan, sambil membaca ciri khas perusahaan dalam mengelola saham para investor. Biasanya fluktuasi saham bisa dilihat di website perusahaan, atau aplikasi khusus untuk memantau jumlah keuntungan yang didapat.

Perlu diketahui bahwa nilai keuntungan dari investasi, dapat berubah setiap harinya. Tergantung pada fluktuasi rupiah hari itu, atau jumlah aset yang masuk bergantian. Bahkan bisa saja tidak mendapat keuntungan apapun dari investasi. Hal ini disebabkan seringnya terjadi inflasi, dan hampir mempengaruhi investasi secara signifikan. Oleh sebab itu investasi bisa diarahkan pada konsep menabung. Tujuannya bukan untuk menimbun kekayaan di masa depan, tapi lebih persiapan keperluan saat urgent.     

Bagikan ke teman:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

4 × 1 =